BEM Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Pemberdayaan Mahasiswa Melalui Kolaborasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Kendari – Dalam upaya meningkatkan kualitas pengalaman akademik dan memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah Kendari secara resmi meluncurkan serangkaian program pemberdayaan mahasiswa yang melibatkan kolaborasi strategis dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LP2M) kampus. Kegiatan peluncuran yang diselenggarakan pada Sabtu, 19 April 2026, di Aula Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Kendari menandai komitmen bersama untuk mendorong inovasi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.
Latar Belakang dan Signifikansi Program
Universitas Muhammadiyah Kendari, sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka di Sulawesi Tenggara, telah konsisten dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan secara teoritis, tetapi juga untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan masyarakat. Dengan letaknya yang strategis di Kendari, kampus ini memiliki peluang besar untuk menjadi katalis perubahan sosial dan ekonomi di wilayah Sulawesi Tenggara.
Program pemberdayaan yang diluncurkan hari ini lahir dari dialog intensif antara pimpinan BEM, para dosen pembimbing, dan staf Lembaga Penelitian dan Pengabdian. Hasil dari diskusi tersebut mengidentifikasi adanya potensi besar yang belum dimaksimalkan dalam menghubungkan kegiatan organisasi mahasiswa dengan penelitian akademik serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami menyadari bahwa BEM sebagai organisasi ekstrakulikuler memiliki jangkauan dan mobilitas yang sangat baik di kalangan mahasiswa. Namun, potensi ini belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk mendorong aktivitas penelitian dan pengabdian. Program ini adalah jembatan untuk mengubah itu,” ujar Prof. Dr. H. Andi Muh. Amin, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutannya di acara peluncuran.
Deskripsi Program dan Aktivitas Utama
Program pemberdayaan yang diluncurkan mencakup lima pilar utama yang dirancang untuk memberikan dampak maksimal bagi mahasiswa dan masyarakat luas. Kelima pilar tersebut adalah: (1) Program Magang Penelitian Terpadu, (2) Gerakan Mahasiswa Peduli Lingkungan dan Masyarakat, (3) Forum Diskusi Akademik Bulanan, (4) Kompetisi Karya Inovasi Mahasiswa, dan (5) Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi.
Pertama, Program Magang Penelitian Terpadu dirancang untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa dari berbagai program studi untuk terlibat langsung dalam proyek penelitian yang sedang berjalan di LP2M. Melalui program ini, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman praktis dalam metodologi penelitian, analisis data, dan penyusunan laporan ilmiah. Direncanakan, setidaknya 50 mahasiswa akan dilibatkan dalam program ini pada semester pertama pelaksanaan.
“Dengan program ini, mahasiswa bukan hanya menjadi penonton dalam dunia riset, tetapi menjadi bagian aktif dari ekosistem penelitian kampus. Ini akan meningkatkan skill mereka secara signifikan,” kata Ir. Siti Nurhaliza, M.Si., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Muhammadiyah Kendari.
Kedua, Gerakan Mahasiswa Peduli Lingkungan dan Masyarakat adalah inisiatif yang menggabungkan semangat organisasi mahasiswa dengan komitmen kepada tanggung jawab sosial. Program ini akan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan seperti pembersihan pantai, program penyuluhan kesehatan di daerah terpencil, pemberdayaan ekonomi keluarga kurang mampu, serta program literasi digital untuk anak-anak desa. Setiap kegiatan akan didokumentasikan dan dijadikan bahan studi kasus untuk penelitian-penelitian yang relevan.
Ketiga, Forum Diskusi Akademik Bulanan akan menjadi platform bagi mahasiswa untuk berdiskusi mendalam mengenai isu-isu terkini, baik dalam bidang akademik maupun sosial. Setiap bulannya, forum akan menghadirkan pembicara dari berbagai kalangan: dosen, peneliti, praktisi industri, dan pemimpin masyarakat. Format diskusi yang interaktif ini diharapkan dapat menggugah kesadaran kritis mahasiswa terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.
Keempat, Kompetisi Karya Inovasi Mahasiswa adalah ajang bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas dan inovasi mereka. Kompetisi ini terbuka untuk berbagai kategori, mulai dari teknologi, bisnis sosial, hingga inovasi dalam bidang pendidikan. Pemenang kompetisi akan mendapatkan dukungan untuk mengembangkan ide mereka lebih lanjut melalui inkubator bisnis atau pusat pengembangan inovasi kampus.
Kelima, Pendampingan Penulisan Artikel Ilmiah untuk Publikasi merupakan program pelatihan intensif bagi mahasiswa yang ingin mempublikasikan hasil penelitian atau pengabdian mereka dalam jurnal ilmiah nasional maupun internasional. Program ini akan dipandu langsung oleh dosen-dosen senior yang berpengalaman dalam publikasi ilmiah.
Momentum Peluncuran dan Antusiasme Mahasiswa
Acara peluncuran program yang berlangsung selama empat jam ini dihadiri oleh lebih dari 300 peserta, termasuk pengurus BEM, wakil-wakil organisasi mahasiswa lainnya, dosen pembimbing, staf administrasi, serta mahasiswa yang tertarik untuk mengikuti program. Antusiasme peserta terlihat jelas dari banyaknya pertanyaan dan komentar yang disampaikan selama sesi tanya jawab.
Ari Budiman, Ketua BEM Universitas Muhammadiyah Kendari periode 2025-2026, menjelaskan bahwa program ini adalah hasil dari kerja keras tim dan masukan dari seluruh mahasiswa. “Kami percaya bahwa organisasi mahasiswa seharusnya tidak hanya berfokus pada kegiatan-kegiatan rutin, tetapi harus juga menjadi penggerak perubahan positif. Program ini adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk membuat perbedaan,” ungkap Ari dalam presentasinya.
Sementara itu, Rini Susanti, mahasiswi Program Studi Ilmu Lingkungan yang dipilih sebagai koordinator sub-program Gerakan Mahasiswa Peduli Lingkungan dan Masyarakat, mengungkapkan kesiapannya untuk melaksanakan program ini dengan sebaik-baiknya. “Saya dan teman-teman sangat antusias untuk memulai. Kami sudah mempersiapkan beberapa lokasi untuk kegiatan pengabdian masyarakat kami, termasuk di daerah-daerah yang belum banyak mendapat perhatian,” katanya.
Dukungan Pimpinan Kampus dan Lembaga
Dukungan penuh dari pimpinan kampus sangat penting dalam kesuksesan program ini. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. H. Bustami Rahman, M.A., menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi dan kemampuan inovasi.
“Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk mendukung setiap inisiatif mahasiswa yang konstruktif dan memberikan dampak positif. Program ini akan mendapatkan dukungan penuh dalam bentuk sumber daya, fasilitas, dan bimbingan dari berbagai unit di kampus,” tegas Dr. Bustami.
Sementara itu, direktur LP2M, Ir. Siti Nurhaliza, M.Si., menyatakan bahwa kolaborasi antara organisasi mahasiswa dan lembaga penelitian ini adalah model yang ideal untuk menciptakan ekosistem akademik yang dinamis dan produktif. “Kami telah menyiapkan protokol kerja yang jelas dan struktur pendampingan yang komprehensif untuk memastikan semua mahasiswa yang terlibat mendapatkan pembelajaran yang optimal,” jelasnya lebih lanjut.
Dampak yang Diharapkan
Dampak program ini diharapkan akan terasa pada berbagai level. Pada level mahasiswa, program ini akan meningkatkan kualitas pembelajaran mereka, membuka peluang networking dengan para profesional dan akademisi, serta membangun portofolio yang kuat untuk masa depan karir mereka. Banyak mahasiswa yang akan terlibat langsung dalam penelitian lapangan, yang akan memberikan pengalaman praktis yang tidak bisa didapatkan hanya dari kuliah di kelas.
Pada level institusi, program ini akan memperkuat posisi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai pusat inovasi dan pengabdian masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara. Penelitian-penelitian yang dihasilkan dari program ini akan berkontribusi pada peningkatan reputasi akademik kampus, sementara kegiatan pengabdian masyarakat akan memperkuat hubungan harmonis antara kampus dan komunitas lokal.
Pada level masyarakat, dampak yang diharapkan adalah adanya peningkatan kapasitas dan kesejahteraan di berbagai kelompok sasaran. Melalui kegiatan pengabdian dan penelitian yang dilakukan mahasiswa, diharapkan masyarakat akan mendapatkan manfaat langsung dalam bentuk pelatihan keterampilan, akses informasi, serta solusi inovatif untuk berbagai permasalahan yang mereka hadapi.
Rencana Implementasi dan Timeline
Menurut Ari Budiman, implementasi program akan dimulai secara bertahap mulai dari bulan Mei 2026. Fase pertama akan fokus pada rekrutmen peserta, pembekalan, dan pembentukan tim kerja. Fase kedua, yang dijadwalkan dimulai pada bulan Juni 2026, adalah fase eksekusi program secara penuh dengan semua lima pilar berjalan secara paralel.
“Kami sudah menyiapkan sistem monitoring dan evaluasi yang ketat untuk memastikan program berjalan sesuai rencana dan target. Setiap dua minggu akan ada pertemuan koordinasi antara pengelola program, dan setiap bulan ada evaluasi menyeluruh dengan melibatkan semua stakeholder,” papar Ari.
Penutup
Peluncuran program pemberdayaan mahasiswa oleh BEM Universitas Muhammadiyah Kendari dengan kolaborasi Lembaga Penelitian dan Pengabdian ini menandai babak baru dalam kehidupan organisasi mahasiswa di kampus. Dengan mengintegrasikan semangat organisasi mahasiswa dengan rigor akademik penelitian dan komitmen kepada masyarakat, program ini memiliki potensi untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.
Kesuksesan program ini akan sangat tergantung pada komitmen dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat. Namun, melihat antusiasme yang ditunjukkan oleh mahasiswa dan dukungan penuh dari pimpinan kampus dan staf LP2M, prospek program ini sangat cerah.
Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui inisiatif ini, membuktikan bahwa institusi pendidikan modern harus menjadi lebih dari sekadar tempat transfer pengetahuan, tetapi harus menjadi motor penggerak perubahan sosial yang positif. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi kampus-kampus lain di Indonesia untuk mengembangkan model serupa, sehingga sinergi antara mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dapat menjadi norma dalam ekosistem pendidikan tinggi kita.
—
Informasi Lebih Lanjut:
Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pemberdayaan mahasiswa ini, masyarakat dapat menghubungi Sekretariat BEM Universitas Muhammadiyah Kendari di Gedung Rektorat Lantai 2, atau melalui media sosial resmi BEM di Instagram @bem.unmuh.kendari dan email [email protected].