KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) menggelar acara wisuda dan pelepasan mahasiswa angkatan 2022–2023 pada Senin, 21 April 2026, yang dihadiri oleh 847 lulusan dari berbagai program studi. Acara berlangsung meriah di Aula Utama Kampus Kendari dengan melibatkan seluruh jajaran pimpinan akademik, dosen, orang tua mahasiswa, serta stakeholder pendidikan lokal.
Perayaan akademis ini menjadi momentum penting bagi Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya bagi Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPP) yang secara konsisten mendorong mahasiswa lulusannya untuk tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi agen perubahan sosial yang bermakna bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.
Sebanyak 847 mahasiswa yang diwisuda pada hari tersebut terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari program Diploma (D3), program Sarjana (S1), hingga program Magister (S2). Mayoritas lulusan berasal dari Fakultas Teknik (287 mahasiswa), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (256 mahasiswa), Fakultas Pendidikan dan Keguruan (198 mahasiswa), serta Fakultas Hukum (106 mahasiswa).
Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini menarik perhatian ribuan keluarga besar mahasiswa yang hadir dari berbagai wilayah, termasuk dari pulau-pulau terpencil di kawasan Sulawesi Tenggara. Suasana penuh bahagia dan kepuasan terlihat jelas di wajah-wajah para wisudawan yang siap melangkah ke dunia karir dan berkontribusi pada pembangunan nasional.
Peran Strategis Lembaga Penelitian dan Pengabdian
Lembaga Penelitian dan Pengabdian (LPP) Universitas Muhammadiyah Kendari memainkan peran strategis dalam persiapan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Selama menempuh pendidikan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran teoretis, tetapi juga kesempatan untuk terlibat langsung dalam proyek-proyek penelitian dan pengabdian masyarakat yang nyata.
“Kami percaya bahwa mahasiswa yang berkualitas adalah mereka yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi,” ujar Dr. H. Muh. Rusli, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Unmuh Kendari, dalam sambutannya pada acara wisuda tersebut.
Menurutnya, selama tahun akademik 2022–2023, LPP telah membimbing mahasiswa untuk melaksanakan lebih dari 127 proyek penelitian dan pengabdian masyarakat, yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Proyek-proyek ini mencakup bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pertanian berkelanjutan, hingga pemberdayaan ekonomi lokal.
“Kurang lebih 340 mahasiswa dari lulusan hari ini telah terlibat aktif dalam kegiatan penelitian dan pengabdian. Mereka telah merasakan langsung bagaimana cara berempati dan memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” jelasnya lebih lanjut.
Komitmen Universitas terhadap Pengembangan SDM
Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, Prof. Dr. Ir. H. Bambang Suprianto, M.T., menekankan komitmen institusi dalam menghasilkan lulusan yang berkompetensi tinggi dan berintegritas. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan bahwa wisuda angkatan 2022–2023 merupakan bukti nyata dari dedikasi seluruh civitas akademika dalam menyelenggarakan pendidikan berkualitas.
“Pendidikan tinggi bukan hanya tentang transfer pengetahuan, melainkan juga tentang pembentukan karakter dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat. Kami bangga bahwa 847 lulusan kami hari ini telah memenuhi standar akademik dan kompetensi yang kami tetapkan,” kata Prof. Bambang Suprianto.
Beliau juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Lembaga Penelitian dan Pengabdian yang telah berhasil memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan riset dan kepedulian sosial secara bersamaan. “Program-program yang dirancang oleh LPP bukan hanya menghasilkan penelitian yang bermanfaat, tetapi juga membentuk mindset mahasiswa untuk terus berinovasi dan berkelanjutan,” tambahnya.
Proyek-Proyek Nyata yang Mengubah Komunitas
Salah satu contoh nyata dari dampak kegiatan LPP adalah proyek “Sistem Irigasi Pintar untuk Petani Lahan Kering” yang dilaksanakan oleh tim mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil. Proyek ini, yang melibatkan 23 mahasiswa di bawah bimbingan tiga orang dosen, telah diimplementasikan di Desa Wawonii, Kabupaten Konawe Selatan.
Menggunakan teknologi sensor dan sistem otomasi sederhana, mahasiswa berhasil membantu 150 petani lokal meningkatkan hasil panen hingga 40 persen dalam musim tanam pertama. Investasi yang minimal namun hasil yang signifikan menjadi bukti bahwa penelitian dan pengabdian dapat saling bersinergi dengan baik.
“Kami belajar banyak dari pengalaman tersebut. Tidak hanya tentang teknik dan teknologi, tetapi juga tentang cara berkomunikasi dengan masyarakat dan memahami konteks lokal. Ketika ini menjadi bagian dari pembelajaran, maka mahasiswa akan menjadi profesional yang lebih humanis,” ujar Drs. I Made Jaya Kusuma, S.T., M.Sc., salah satu dosen pembimbing proyek tersebut, yang turut hadir dalam acara wisuda.
Proyek lainnya yang tidak kalah impresif adalah “Program Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Batik Tradisional di Kota Kendari,” yang dijalankan oleh mahasiswa Program Studi Manajemen Bisnis. Proyek ini telah membantu 87 pengrajin perempuan meningkatkan kapasitas produksi dan akses pasar, sehingga menghasilkan peningkatan pendapatan rata-rata sebesar 55 persen.
Dampak dan Harapan ke Depan
Keberhasilan program wisuda dan pelepasan mahasiswa ini tidak terlepas dari dukungan penuh stakeholder internal dan eksternal. Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, telah memberikan apresiasi atas kontribusi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mengembangkan sumber daya manusia berkualitas di wilayah timur Indonesia.
“Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan diri sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada prestasi akademik, tetapi juga pada pembangunan masyarakat. Kami berharap lulusan-lulusan berkualitas ini dapat terus memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan Sulawesi Tenggara,” ujar Ir. H. Sartono, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Dari perspektif industri dan dunia usaha, Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sulawesi Tenggara juga memberikan sambutan positif. Mereka mencatat bahwa lulusan Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki tingkat penyerapan tenaga kerja yang cukup tinggi, dengan rata-rata waktu tunggu bekerja kurang dari tiga bulan setelah wisuda.
“Lulusan Unmuh Kendari umumnya memiliki kombinasi yang baik antara pengetahuan teknis dan soft skills. Mereka juga terbuka terhadap tantangan dan perubahan, yang merupakan aset berharga dalam industri yang dinamis,” ujar H. Chairul Mahfud, Ketua APINDO Sulawesi Tenggara.
Pesan Inspiratif untuk Para Wisudawan
Dalam pidato penutupnya, Wakil Rektor Bidang Akademik, Dr. Suhartono, M.Pd., memberikan pesan inspiratif kepada para wisudawan. Beliau menekankan bahwa gelar yang mereka terima hari ini bukan akhir dari perjalanan belajar, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar.
“Ilmu yang telah Anda kuasai di bangku kampus adalah bekal awal. Dunia nyata akan memberikan Anda tantangan yang berbeda dan seringkali lebih kompleks dari yang Anda bayangkan. Tetapi jangan takut, karena Anda telah dilatih untuk berpikir kritis dan mencari solusi inovatif,” ungkapnya dengan penuh penekanan.
Beliau juga mengingatkan bahwa nilai-nilai yang ditanamkan melalui program penelitian dan pengabdian, yaitu integritas, tanggung jawab sosial, dan komitmen terhadap keberlanjutan, harus terus dipelihara dalam setiap langkah karir mereka. “Jadilah sosok yang tidak hanya mengutamakan keuntungan pribadi, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Penutup dan Harapan Masa Depan
Acara wisuda dan pelepasan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari pada 21 April 2026 mencerminkan dedikasi institusi dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya berkompeten, tetapi juga memiliki jiwa pengabdian. Dengan 847 wisudawan yang siap terjun ke masyarakat, diharapkan kontribusi mereka dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi pembangunan Sulawesi Tenggara.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian, sebagai salah satu tulang punggung dalam persiapan mahasiswa, akan terus memperkuat program-programnya untuk memastikan bahwa setiap lulusan benar-benar siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Momentum wisuda ini juga menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.
Universitas Muhammadiyah Kendari berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga di masa depan dapat terus menghasilkan lulusan-lulusan yang berkontribusi maksimal bagi kemajuan bangsa dan negara.