Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari mencatatkan prestasi gemilang dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) kampus yang berlokasi di Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari, resmi meraih status akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Penelitian dan Pengembangan (BAN-PT) pada Jumat, 11 April 2026. Pencapaian ini menjadi momentum penting dalam perjalanan peningkatan mutu institusi pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara.
Sesuai dengan informasi yang diterima redaksi, hasil akreditasi resmi tersebut diumumkan secara langsung oleh tim asesor nasional melalui surat keputusan nomor 087/SK/BAN-PT/LP2M/IV/2026. Peraihan akreditasi unggul dengan skor 3,89 dari skala maksimal 4,00 ini merupakan hasil kerja keras seluruh komponen LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari selama tiga tahun terakhir, sejak proses persiapan akreditasi dimulai.
Perjalanan Menuju Akreditasi Unggul
Proses pencapaian akreditasi unggul LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari tidaklah singkat. Lembaga penelitian dan pengabdian ini memulai perjalanannya dengan melakukan evaluasi diri secara komprehensif terhadap semua aspek operasionalnya, mulai dari manajemen penelitian, kualitas publikasi, hingga dampak nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Kami memahami bahwa akreditasi bukan sekadar dokumen atau sertifikat yang digantung di dinding kantor, tetapi merupakan komitmen nyata untuk memberikan layanan terbaik dalam mendukung penelitian berkualitas tinggi bagi seluruh sivitas akademika kami,” ungkap Dr. Ruslan Mappuji, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari, saat ditemui di kantornya pada Senin, 13 April 2026.
Menurut Dr. Mappuji, transformasi yang dilakukan oleh LPPM mencakup berbagai dimensi penting. Pertama, peningkatan infrastruktur dan sarana penelitian, termasuk penambahan ruang laboratorium, perpustakaan digital, dan sistem manajemen penelitian yang lebih modern. Kedua, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pelatihan dan pengembangan bagi staf pengelola penelitian. Ketiga, penataan regulasi internal yang lebih komprehensif untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran penelitian.
“Dalam tiga tahun terakhir, kami juga fokus pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah. Target kami adalah memastikan bahwa setiap penelitian yang didukung oleh LPPM minimal menghasilkan satu publikasi pada jurnal terakreditasi nasional atau internasional,” tambahnya.
Peningkatan Kuantitas dan Kualitas Penelitian
Data yang berhasil dihimpun menunjukkan peningkatan signifikan dalam kuantitas penelitian yang dikelola LPPM. Pada tahun akademik 2023-2024, terdapat 87 penelitian yang didanai melalui skema pendanaan internal universitas. Jumlah tersebut meningkat menjadi 142 penelitian pada tahun 2024-2025, dan diproyeksikan akan mencapai 180 penelitian pada tahun akademik 2025-2026.
Lebih penting lagi, kualitas penelitian juga mengalami peningkatan berkelanjutan. LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari berhasil menghasilkan 156 publikasi ilmiah di jurnal nasional terakreditasi dan 34 publikasi di jurnal internasional dalam periode tiga tahun terakhir. Pencapaian ini jauh melampaui target awal yang ditetapkan pada awal proses akreditasi.
“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini, terutama mengingat bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari adalah institusi pendidikan tinggi swasta yang beroperasi di daerah dengan sumber daya terbatas. Namun, keterbatasan ini tidak menghalangi kami untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar akademik,” ujar Prof. Dr. Hanif Salahuddin, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam konferensi pers khusus yang diadakan pada Selasa, 12 April 2026.
Prof. Hanif menambahkan bahwa pencapaian akreditasi unggul ini juga didukung oleh komitmen kuat dari pengurus Muhammadiyah Cabang Kendari dalam mengalokasikan anggaran khusus untuk pengembangan riset dan inovasi. “Universitas Muhammadiyah Kendari tidak hanya berkomitmen pada pendidikan berkualitas, tetapi juga pada penciptaan pengetahuan baru melalui penelitian yang bermakna,” katanya.
Pengabdian kepada Masyarakat Semakin Relevan
Tidak hanya pada aspek penelitian, LPPM Universitas Muhammadiyah Kendari juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam program pengabdian kepada masyarakat. Dalam tiga tahun terakhir, lembaga ini telah melaksanakan 237 kegiatan pengabdian masyarakat yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara.
Program-program pengabdian tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pemberdayaan ekonomi lokal, pendidikan, kesehatan, hingga pelestarian lingkungan. Salah satu program unggulan yang mendapat apresiasi khusus dari tim asesor adalah program “Kendari Sehat dan Sejahtera” yang melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi dalam memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat di daerah perkotaan dan pedesaan.
“Melalui program ini, kami telah menjangkau lebih dari 15.000 masyarakat di berbagai wilayah. Tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga edukasi tentang pentingnya gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit,” jelaskan Dr. Siti Nurhalimah, Koordinator Program Pengabdian Masyarakat LPPM, yang juga turut hadir dalam sesi konferensi pers.
Program pengabdian lainnya yang juga mendapat pujian adalah inisiatif “Desa Digital Kendari” yang bertujuan meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat pedesaan. Melalui program ini, lebih dari 2.000 warga masyarakat telah dilatih dalam menggunakan teknologi informasi untuk mengembangkan usaha kecil menengah mereka.
Dampak Jangka Panjang untuk Ekosistem Akademik
Pencapaian status akreditasi unggul bagi LPPM diharapkan membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh ekosistem akademik Universitas Muhammadiyah Kendari. Salah satu dampak langsung yang sudah terasa adalah meningkatnya daya tarik universitas ini bagi peneliti dan akademisi berkualitas dari berbagai daerah.
“Kami telah menerima beberapa lamaran dari peneliti muda berprestasi yang tertarik bergabung dengan tim kami setelah mendengar tentang pencapaian akreditasi ini. Ini menunjukkan bahwa reputasi dan kredibilitas institusi memang penting dalam menarik talenta terbaik,” ujar Dr. Mappuji.
Lebih lanjut, status akreditasi unggul juga membuka peluang lebih luas untuk menjalin kolaborasi penelitian dengan universitas-universitas terkemuka, baik di tingkat nasional maupun internasional. Universitas Muhammadiyah Kendari kini sedang mengembangkan nota kesepahaman dengan tiga universitas di Malaysia dan satu universitas di Thailand untuk melakukan penelitian bersama di bidang teknologi pangan dan pertanian berkelanjutan.
“Kolaborasi internasional ini akan membuka akses bagi mahasiswa dan dosen kami untuk mengalami riset dengan standar internasional. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk mengangkat profil akademik universitas di panggung global,” tambah Prof. Hanif.
Tantangan dan Komitmen ke Depan
Meskipun telah meraih akreditasi unggul, pimpinan LPPM tetap realistis dengan tantangan-tantangan yang masih dihadapi. Keterbatasan anggaran, rendahnya tingkat adopsi publikasi open access, dan masih terbatasnya infrastruktur penelitian tingkat lanjut menjadi beberapa isu yang perlu mendapat perhatian lebih serius.
“Akreditasi unggul adalah pencapaian, tetapi bukan akhir dari perjalanan kami. Kami harus terus berinovasi dan meningkatkan standar untuk mempertahankan status ini di audit lima tahun mendatang,” tegas Dr. Mappuji.
Untuk menghadapi tantangan tersebut, LPPM telah merancang roadmap pengembangan jangka panjang hingga tahun 2030. Roadmap ini mencakup peningkatan investasi infrastruktur penelitian, penguatan jejaring kolaborasi internasional, dan peningkatan kesejahteraan peneliti melalui sistem insentif yang lebih menarik.
“Kami juga berkomitmen untuk meningkatkan relevansi penelitian dengan kebutuhan pembangunan lokal dan nasional. Penelitian bukan hanya untuk publikasi, tetapi harus memberikan solusi nyata terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ujar Prof. Hanif dalam pernyataan resminya.
Penutup
Pencapaian Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Kendari dalam meraih akreditasi unggul merupakan bukti nyata bahwa komitmen terhadap peningkatan mutu akademik dapat diwujudkan dengan kerja keras, dedikasi, dan strategi yang tepat.
Bagi perguruan tinggi swasta di daerah, pencapaian ini juga menjadi inspirasi bahwa tidak ada hambatan yang tidak bisa diatasi jika ada kemauan kuat untuk maju. Universitas Muhammadiyah Kendari telah membuktikan bahwa institusi pendidikan tinggi dapat berkontribusi signifikan pada pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat, terlepas dari lokasi geografisnya.
Ke depannya, seluruh stakeholder Universitas Muhammadiyah Kendari diminta untuk terus mendukung dan mengawal komitmen peningkatan mutu ini agar dampaknya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat, khususnya di wilayah Sulawesi Tenggara dan sekitarnya. Akreditasi unggul ini adalah awal dari perjalanan yang lebih panjang menuju keunggulan akademik yang berkelanjutan.
—
Informasi Pelengkap:
– Lokasi: Universitas Muhammadiyah Kendari, Jalan Sultan Qaimuddin, Kendari, Sulawesi Tenggara
– Tanggal Pengumuman: 11 April 2026
– Skor Akreditasi: 3,89 dari 4,00
– Penghubung: Humas Universitas Muhammadiyah Kendari (0401-3222456)